PERSIAPAN PURNABHAKTI

Silabus Training :
PERSIAPAN PURNABHAKTI

TRAINING OBJECTIVE :
1. Melakukan penyadaran tentang makna purna bhakti
2. Mempersiapkan dunia baru, setelah memasuki purna bhakti.
3. Memberikan bekal psikologis dalam menghadapi purna bhakti
4. Memberikan wawasan, ide-ide sebagai pilihan untuk beraktifitas setelah purna bhakti.
5. Memberikan tips-tips dalam mengarungi masa purnabakti, baik secara sosial, ekonomi dan kesehatan.

TRAINING MATERIAL OUTLINE :
1. Aspek Kesehatan dan Sosial yaitu :
• Mengelola kesehatan (Medical Chek up dan mengelola Kesehatan secara Mandiri)
• Psikologi (Konseling psikologi bagi setiap pasangan)
• Spiritual (Kebermaknaan Hidup, mengelola kecerdasan spiritual)
2. Hubungan Masyarakat, Hubungan Keluarga dan Komunikasi.
3. Perencanaan Keuangan. Pokok bahasan perencanaan keuangan mencakup mental dalam mengelola keuangan agar produktif, yaitu menyisihkan penghasilan terutama dari hasil pesangon/Taspen untuk modal kegiatan yang bervariatif sesuai dengan kemampuan, bakat dan kondisi lingkungan. Disamping itu mengurangi pengeluaran yang konsumtif untuk memproduktifkan uang atau modal yang ada. Dalam hal ini dapat diinvestasikan seperti dalam bidang : tanah, rumah, tabungan, emas, saham, kos-kosan, buka usaha, property, mobil/motor atau asuransi. Namun dari itu semua investasi di bidang pendidikan menjadi prioritas utama dan pertama untuk mendidik anak, agar lebih maju dan baik.
4. Kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan untuk pension ini kita gunakan konsep Kewirausahaan Kolaborasi. Karena sesuai dengan kondisi peserta pension, baik kondisi fisik, psikologis, kesehatan dan spiritual. Konsep kewirausahaan kolaboratif sebenarnya sudah lama dijalankan di Indonesia. Sistem maro (garap separuh, bagi separuh); Sistem mertelu (bagi tiga garapan, bagi tiga hasil); Sistem mrapat (bagi empat garapan, bagi empat hasil) adalah bentuk implementasinya. Kewirausahaan Kolaboratif ini sangat sesuai dikembangkan untuk usia “para pensiunan”. Materi kewirausahaan kolaboratif mencakup:
• Change mindset
• Menggali kekuatan/potensi diri dan penguatan enterpreneurship of caracter pensiun sebagai seorang pelaku bisnis yang tangguh dan mandiri dan softskill kebersediaan ”Berbagi dan Bekerjasama”.
• Meningkatkan penguasaan teknik atau kiat kreativitas dan inovasi dalam bisnis.
• Meningkatkan pemahaman mengenai pasar dan pemasaran serta penguasaan strategi dan teknik pemasaran yang SMART.
• Meningkatkan kemampuan berproduksi/operasi perusahaan secara efektif dan efisien yang SMART dan Kolaboratif.
• Meningkatkan kemampuan pencatatan keuangan perusahaan dan menganalisis kebutuhan keuangan perusahaan secara tertib dan berkelanjutan dengan cara yang mudah dan murah.
• Merencanakan usaha dengan Bisnis Model yang Kolaboratif.
• Sharing Success Story “ Inspirational People”.
5. Pengetahuan mengenai beberapa bidang usaha yaitu antara lain:
• Wirausaha Bidang Jasa
• Wirausaha Bidang Produksi: Peternakan dan Budidaya; Kuliner; Home industri
• Wirausaha Bidang Perkebunan
• Wirausaha Bidang Perdagangan (Mini Market; Bisnis Online)
6. Kunjungan Lapangan dan Konsultasi usaha ke Sentra Bisnis dan tempat wisata.

TRAINING METHOD :
1. Pelatihan dilakukan dengan menerapkan pendekatan cara belajar orang dewasa (POD) yang menuntut partisipasi tinggi dari peserta.
2. Peserta adalah subyek belajar yang telah memiliki pengalaman praktek berwirausaha yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.
3. Metode pelatihan yang sesuai dengan prinsip tersebut adalah Active Learning atau Experiential Learning, yaitu metode pelatihan yang berbasis pada kebutuhan peserta, proses ada pada peserta, fasilitator/trainer lebih berperan sebagai pemandu dan teman belajar.
4. Ciri metode Active Learning atau Experiential Learning adalah kreatif-inovatif, fun dan memusatkan proses ada pada peserta, materi pelatihan dipahami melalui simulasi/game yang sesuai dengan learning point yang ingin digali dan dipelajari, peserta diusahakan menemukan sendiri makna pembelajaran, dan pembahasannya secara partisipatif. Proses kristalisasi terhadap model usaha yang akan dikembangkan.

VENUE : Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

TRAINING DURATION : 4 days

TRAINING TIME :

Januari 2024 Februari 2024 Maret 2024 April 2024
2 – 5 Januari 2024 5 – 8 Februari 2024 4 – 7 Maret 2024 1 – 4 April 2024
8 – 11 Januari 2024 12 – 15 Februari 2024 12 – 15 Maret 2024 22 – 25 April 2024
15 – 18 Januari 2024 19 – 22 Februari 2024 18 – 21 Maret 2024 29 April – 2 Mei 2024
22 – 25 Januari 2024 26 – 29 Februari 2024 25 – 28 Maret 2024
29 Jan – 1 Feb 2024
Mei 2024 Juni 2024 Juli 2024 Agustus 2024
6 – 9 Mei 2024 3 – 6 Juni 2024 1 – 4 Juli 2024 5 – 8 Agustus 2024
13 – 16 Mei 2024 10 – 13 Juni 2024 8 – 11 Juli 2024 12 – 15 Agustus 2024
20 – 23 Mei 2024 19 – 22 Juni 2024 15 – 18 Juli 2024 19 – 22 Agustus 2024
27 – 30 Mei 2024 24 – 27 Juni 2024 22 – 25 Juli 2024 26 – 29 Agustus 2024
29 Juli – 1 Agus 2024
September 2024 Oktober 2024 November 2024 Desember 2024
2 – 5 September 2024 1 – 4 Oktober 2024 4 – 7 November 2024 2 – 5 Desember 2024
9 – 12 September 2024 7 – 10 Oktober 2024 11 – 14 November 2024 9 – 12 Desember 2024
16 – 19 September 2024 14 – 17 Oktober 2024 18 – 21 November 2024 16 – 19 Desember 2024
23 – 26 September 2024 21 – 24 Oktober 2024 25 – 28 November 2024
28 – 31 Oktober 2024

INVESTATION PRICE/PERSON :
1. Rp. 8.500.000/person (full fare) or
2. Rp. 8.250.000/person (early bird, payment 1 week before training) or
3. Rp. 7.950.000/person (if there are 3 persons or more from the same company)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :
1. Training Module
2. Flash Disk contains training material
3. Certificate
4. Stationeries: Notebook and Ballpoint
5. T-Shirt
6. Backpack
7. Training Photo
8. Training room with Full AC facilities and multimedia
9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
10. Qualified Instructor
11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)